Balada Al, El, dan Dul (1)

Balada Al, El, dan Dul (1)

Namaku Elena. Orang biasa memanggilku El. Aku memiliki dua saudara kembar, Al dan Dul.
Ya, kami lahir bertiga dari rahim yang sama hanya berbeda hitungan menit. Aku merupakan anak pertama.

Nama lengkap Al adalah Aluna, sedangkan Dul adalah Dulen. Al adalah anak kedua. Kami tak tahu kenapa diberi nama seperti itu oleh bunda. Dengar-dengar sih, itu seperti nama anak-anak artis terkenal, aku sering mendengar ibu-ibu berkata seperti itu di kompleks perumahan rumahku.

Ya, ibu-ibu sering mengobrol di depan rumah bunda. Semoga mereka mengobrol hal-hal yang baik. Aamiin.

Bunda jarang ikut mengobrol dengan mereka. Sepulang kerja, bunda mengerjakan pekerjaan rumah tangga. Kulihat bunda terlihat lelah. Kadang ia kuhibur. Bunda sering tersenyum sambil mengelus-elus aku.

Bundaku seorang wanita karir. Pagi sekitar jam enaman, bunda telah siap berangkat bekerja dan sering pulang menjelang petang.

Bundaku tidak seperti wanita biasa. Ia sedikit cuek, tapi tidak terhadap kami. Bunda sayang kepada kami, sering menggendong dan mengelus-elus kami bertiga. Kami pun manja pada bunda.

Suatu hari aku melihat bunda sangat sedih. Sebenarnya tidak hanya bunda, tapi aku dan Al juga sedih. Kami semua kehilangan si Dul.
Dul yang putih bersih tak bersama kami lagi. Pontang-panting bunda mencari Dul.

Aku pun ikut bingung. Aku dan Al hanya bisa menangis. Dul, di mana kau berada? Aku dan Aluna sangat kehilanganmu.

-bersambung-

rumahmediagrup/windadamayantirengganis

5 respons untuk ‘Balada Al, El, dan Dul (1)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.