Mengenal OCD sebagai Efek Samping COVID-19 dan Cara Mengatasinya – Bagian 2 (habis)

Cara Mengatasi OCD

Baca artikel sebelumnya: Apa itu OCD?

Dari hasil googling, saya dapatkan saran berikut:

1. Pelajari fakta-fakta OCD

Langkah pertama untuk mengatasi OCD adalah mengenal fakta-fakta tentang OCD. Apa itu OCD, apa penyebabnya, dan bagaimana cara mengatasinya. Perlu kita tahu bahwa lebih dari 2 persen orang dewasa di seluruh dunia mengalami OCD pada suatu titik dalam kehidupan mereka.

2. Pahami faktor penyebab kecemasan

Mengetahui penyebab kecemasan penting untuk mengatasi OCD

Mengetahui penyebab kecemasan penting untuk mengatasi OCD

Pikirkanlah hal-hal apa saja yang membuatmu merasa cemas. Pikirkan lagi apakah hal-hal tersebut realistis atau tidak. Catatlah semua perasaan cemas dan khawatir yang kita rasakan. Bila ada sesuatu yang tidak realistis, tapi kamu merasa tidak berdaya untuk berhenti melakukannya, maka sudah saatnya kita berusaha untuk mengakhiri hal tersebut.

3. Lakukan penafsiran mengenai situasi yang mencemaskan

Tantang diri sendiri untuk memikirkan apakah ketakutan atau kecemasan tersebut benar atau keliru. Apakah penafsiran kita selama ini akurat, apa sisi positif dan negatif dari pola pikir itu. Saat kita menantang ketakutan atau kecemasan ini, maka kita bisa lebih terbuka untuk mencari strategi pemikiran yang baru.

Baca juga: Cara Mengatasi Rasa Panik Akibat Wabah Corona

4. Terimalah bahwa OCD telah mengganggu kehidupan

Penerimaan adalah langkah pertama untuk mengatasi kecemasan. Saat kita bisa menerima situasi dan kondisi yang kita alami, maka akan terbuka jalan untuk mengatasinya.

5. Tulis jurnal atau buku harian

Menuangkan perasaan penting untuk melampiaskan rasa cemas berlebihan yang menyerang penderita OCD

Menuangkan perasaan penting untuk melampiaskan rasa cemas berlebihan yang menyerang penderita OCD

Tuliskan pemikiran yang mengganggu dan menimbulkan kecemasan. Tuangkan semua uneg-uneg dan kekhawatiran yang kita rasakan di jurnal atau buku harian. Tuliskan pula langkah-langkah yang akan kita lakukan untuk mengantisipasinya.

6. Cobalah untuk mengurangi perilaku kompulsif secara perlahan

Kita bisa menghentikan perilaku OCD secara perlahan. Misalnya dalam kasus yang saya alami, jika biasanya saya mencuci tangan 10 kali dalam waktu 1 jam, maka perlahan-lahan kurangi menjadi 8 kali, kemudian 6 kali, 4 kali, dan seterusnya.

7. Tunda melakukan ritual

Selain mengurangi jumlah ritual yang dilakukan, kita juga bisa belajar menunda untuk melakukannya. Misalnya, jika biasanya kita merasa harus segera cuci tangan setelah memegang benda-benda tertentu, maka tundalah menjadi 5 menit kemudian, 10 menit kemudian, dan seterusnya. Secara bertahap, lakukan penundaan antara insiden (peristiwa yang memicu OCD) dengan ritual hingga kita merasa nyaman untuk tidak melakukan dorongan tersebut.

8. Berserah diri pada Tuhan

Berserah diri kepada Tuhan adalah salah satu kunci penyembuhan OCD

Berserah diri kepada Tuhan adalah salah satu kunci penyembuhan OCD

Sikap berserah diri adalah salah satu kunci keberhasilan lepas dari kecenderungan OCD. Dengan berserah diri pada Tuhan, kita belajar untuk menerima konsekuensi dari sebuah peristiwa yang tidak dapat kita kontrol. Tentu saja, sikap ini diiringi dengan memohon pertolongan dan perlindungan dari Yang Maha Kuasa.

Adakah Sobat Rumedia yang mendadak mengalami OCD gara-gara virus Corona? Yuk, kita mulai berpikir jernih dalam menghadapi masalah. Agar kita tetap dapat menikmati kehidupan yang telah dianugerahkan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa.

Semoga wabah Corona ini segera berlalu, ya. Semoga Tuhan berikan perlindungan pada kita semua. Semoga kita dan keluarga diberikan kesehatan dan keselamatan, serta semuanya akan kembali baik-baik saja. Kita semua bisa beraktivitas seperti sedia kala untuk menebar kebaikan di muka bumi ini. Amin.

Sumber foto: pexels.com

rumahmedia/nuralfiy

Daftar Pustaka:

1. Willy, Tjin. 2019. Artikel. OCD (Obsessive Compulsive Disorder). Diakses dari http://www.alodokter.com pada tanggal 25 Maret 2020.
2. Hello Sehat Medical Review Team. 2017. Artikel. 7 Cara Efektif Mengatasi Gejala OCD yang Kambuh. Diakses dari http://www.hellosehat.com pada tanggal 25 Maret 2020.

Satu respons untuk “Mengenal OCD sebagai Efek Samping COVID-19 dan Cara Mengatasinya – Bagian 2 (habis)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.