10 Pesan untuk Anak Perempuanku







10 Pesan untuk Anak Perempuanku.

Memiliki anak perempuan adalah kebahagiaan tersendiri bagiku. Bagaimana tidak, seorang anak perempuan adalah anugerah terindah dan juga pelindung bagi keluarga. Seperti dalam hadist yang disampaikan Rasulullah saw.

“Barang siapa diuji dengan sesuatu dari anak-anak perempuannya, lalu dia berbuat baik kepada mereka, kelak mereka akan menjadi penghalang dari api neraka.” (HR. al-Bukhari dan Muslim)

Perempuan adalah tiang negara. Perempuan adalah madrasah pertama bagi anak-anaknya. Perempuan adalah calon ibu di masa depan.

Tapi jangan lupa, menjadi anak perempuan ada aturan tersendiri. Karena itu aku akan tuntun putriku dalam 10 pesan singkat ini.

1. Putriku, ketahuilah siapa dirimu, dan temukan visi misimu terlahir ke dunia. Kita semua adalah hamba-Nya dan akan kembali pada-Nya. Kita semua dilahirkan untuk beribadah pada-Nya. Sesuai dengan firman Allah Swt dalam Al-Quran.

“Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari Sulbi mereka dan Allah Ta’ala mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman) “Bukankah Aku ini Tuhanmu?” mereka menjawab, “Betul (Engkau Tuhan kami), kami menjadi saksi” . (Kami lakukan yang demikian itu) agar pada hari kiamat kamu tidak mengatakan, “Sesungguhnya kami (Bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (Keesaan Tuhan)”. (QS. Al-A’raaf:172)

2. Putriku, hargailah dirimu sendiri. Jadilah pribadi tangguh yang menyadari bahwa setiap orang adalah manusia biasa. Tiap orang pasti punya kekurangan dan kelebihan, Nak. Kamu tak perlu takut tidak bisa dalam satu hal, tapi kamu boleh fokuskan diri pada hal yang kamu sukai.

3. Termasuk bagian dari menghargai diri sendiri adalah dengan menutupi aurat, Nak. Ketahuilah. Seperti ketika kita hendak membeli buku pasti akan lebih memilih yang masih bersegel. Begitu pula dengan seorang perempuan. Aturan menutup aurat bagi perempuan telah ada dalam Al-Quran, Nak.

“Katakanlah kepada wanita yang beriman, “hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya.” (QS. An-Nur: 31)

Putri kesayanganku

4. Putriku, ketahuilah, menjadi perempuan itu adalah unik. Keunikan seorang perempuan salah satunya mempunyai indung telur. Perempuanlah yang kelak akan menjadi seorang ibu, yang akan melahirkan generasi penerus bangsa. Kamu harus mengetahui fisikmu sendiri, Nak. Ciri khas yang hanya dimiliki setiap perempuan. Kamu harus pahami siklus menstruasi dan perubahan menjelang pubertas nanti, bila waktunya tiba. Banggalah menjadi seorang perempuan, Nak. Kamu menjadi perempuan, seperti Ummi, karena Allah percaya kita berdua bisa menjalaninya.

5. Putriku, cintailah kebersihan dan keindahan. Sukailah kerapian dan menjaga penampilan. Kau tahu, kan, Nak, “kebersihan adalah sebagian dari iman.” Bersih adalah pangkal sehat. Makanya Ummi juga selalu mengingatkanmu untuk mandi 2 kali sehari. Termasuk juga menjaga kebersihan gigi dan kebersihan kewanitaan. Kau juga harus tahu cara berpakaian yang pantas, di rumah maupun keluar rumah. Bagaimana berpenampilan serasi sesuai tujuan ke mana akan pergi. Bagaimana berdandan yang baik. Enak dilihat tapi tidak berlebihan.

6. Putriku, cintailah semua pekerjaan rumah. Ummi menasihati ini bukan semata karena kelak kau akan menjadi istri. Bukan karena urusan rumah pekerjaan perempuan. Sama sekali tidak. Ketahuilah, siapapun harus bisa mengerjakan pekerjaan rumah, seperti mencuci dan memasak, tak pandang laki-laki atau perempuan. Karena apa? Karena menjadi mandiri itu sangat penting, Nak. Tak selamanya Ummi bisa selalu bersamamu. Ada saatnya kau harus bisa melakukan semuanya sendiri. Memiliki kemandirian itu sangat baik untuk perkembanganmu. Jadilah dewasa tak hanya usia yang menua.

7. Putriku, pahamilah batasan pergaulan laki-laki dan perempuan. Ummi sangat bahagia melihat keakrabanmu dengan papamu. Papa telah mengajarkan banyak hal yang tidak bisa Ummi ajarkan, seperti bersepeda. Namun, keakraban antaramu dan papa, juga antaramu dan adik laki-lakimu bukan hal yang sama bisa kau lakukan bersama teman. Ada hal yang bisa dilakukan dan ada yang tidak. Kau boleh berteman dengan siapapun, Nak. Berbincang, tertawa, namun tetap menghargai privasi. Kau hendaknya pahami siapa saja mahrammu.

“Dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera–putera mereka, atau putera–putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita.” (QS. An-Nur:31)

8. Putriku, selayaknya kau harus tahu. Kapan harus bersikap lembut, kapan harus bersikap tegas. Kapan boleh mengeluarkan air mata, kapan sebaiknya tidak. Jadilah perempuan yang tangguh dan cerdas. Tanpa melupakan kasih sayang seperti arti namamu.

9. Putriku, remember to be yourself. Temukan passionmu berdasarkan kata hati. Bukan karena Ummi, bukan karena ikutan teman. Tiap manusia punya keunikan yang berbeda. Tiap manusia boleh punya hobi berbeda. Milikilah mimpi dan perjuangkan mimpi itu. Ummi akan membantu sebisanya. Tuntutlah ilmu sampai setinggi langit. Menjadi pandai bukan dilihat dari nilai ketika ujian di sekolah. Tapi dilihat dari bagaimana mengaplikasikan ilmu dalam kehidupan.

10. Putriku, ketahuilah bahwa Ummi hanya manusia biasa, Nak. Terkadang Ummi pun melakukan kesalahan. Begitu juga papamu. Begitu juga adikmu. Begitu juga semua orang di sekitarmu. Semua adalah manusia biasa. Kau boleh mengingatkan Ummi jika Ummi melakukan kesalahan. Namun ingatlah satu pedoman yang tidak pernah salah: Al-Quran. Maka kembalikan semua jawaban pada Al-Quran.

Dan sesungguhnya Kami telah mendatangkan sebuah Kitab (Al-Quran) kepada mereka yang Kami telah menjelaskannya atas dasar pengetahuan Kami; menjadi petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang beriman.” (QS. Al-A’raaf:52)








rumahmediagrup/emmyherlina

6 respons untuk ‘10 Pesan untuk Anak Perempuanku

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.